BEGITU ENGKAU BERSUJUD
Oleh :
Emha Ainun Najib
Begitu engkau bersujud, terbangunlah ruang
yang kau tempati itu menjadi sebuah masjid
Setiap kali engkau bersujud, setiap kali
pula telah engkau dirikan masjid
Wahai, betapa menakjubkan, berapa ribu masjid
telah kau bengun selama hidupmu?
Tak terbilang jumlahnya, menara masjidmu
meninggi, menembus langit, memasuki
alam makrifat
Setiap gedung, rumah, bilik atau tanah, seketika
bernama masjid, begitu engkau tempati untuk bersujud
Setiap lembar rupiah yang kau sodorkan kepada
ridha Tuhan, menjelma jadi sajadah kemuliaan
Setiap butir beras yang kau tanak dan kau tuangkan
ke piring ke-ilahi-an, menjadi se-rakaat sembahyang
Dan setiap tetes air yang kau taburkan untuk
cinta kasih ke-Tuhan-an, lahir menjadi kumandang suara adzan
Kalau engkau bawa badanmu bersujud, engkaulah masjid
Kalau engkau bawa matamu memandang yang dipandang
Allah, engkaulah kiblat
Kalau engkau pandang telingamu mendengar yang
didengar Allah, engkaulah tilawah suci
Dan kalau gerakkan hatimu mencintai yang dicintai
Allah, engkaulah ayatullah
Ilmu pengetahuan bersujud, pekerjaanmu bersujud,
karirmu bersujud, rumah tanggamu bersujud, sepi
dan ramaimu bersujud, duka deritamu bersujud
menjadilah engkau masjid
Cha… inilah puisi pertama yang aku kirimkan kepadamu. Masih Ingat?
KARENA ITU DIA CIPTAKAN KEKASIH
Oleh:
Jalaluddin Rakhmat
Allah ciptakan bumi dengan segala yang ada diatasnya,
samudra luas, bukit tinggi, rimba belantara
untuk kebahagiaan manusia.
Allah edarkan mentari, bulan dan gemintang, turunkan hujan,
tumbuhkan pepohonan dan sirami tanaman
untuk kebahagiaan manusia.
Tetapi Allah yang Mahatahu memberi lebih dari itu.
DiketahuiNya getar dada kerinduan hati.
Dia tahu betapa sering kita perlukan seseorang
yang mau mendengar bukan saja kata yang diucapkan,
tetapi juga jeritan hati yang tidak terungkapkan,
yang mau menerima segala perasaan,
tanpa pura-pura, prasangka dan pamrih.
Karena itu Dia ciptakan seorang kekasih.
Allah tahu disaat kita diharu-biru, dihempas ombak,
digoncang badai, dilanda duka, kita perlukan
seseorang yang meniupkan kedamaian, mengobat luka,
menopang tubuh lemah, memperkuat hati,,
tanpa pura-pura, prasangka dan pamrih.
Karena itu Dia ciptakan seorang kekasih.
Allah tahu kadang-kadang kita berdiri sendirian,
lantaran keyakinan atau mengejar impian.
Kita perlukan seseorang yang bersedia berdiri di samping kita,
tanpa pura-pura, prasangka dan pamrih.
Karena itu Dia ciptakan seorang kekasih.
Ini Puisi yang kedua. Masih ingat?
Bleh tw alamat emailnya ga dr ak. Knalan dong kta jga orang aws ne (plasma blok 7) krim email ja ksni dodg3rs@yuurok.com
or sms 085658904343
Boleh pak… silahkan … datang aja ke Poliklinik kalau mau ngobrol-ngobrol
Dear dr ak,
Siip dok, aku klo ke medical bacanya berdiri. Skrg dah sambil duduk n lebih enjoy membacanya. Terima kasih dr ak.
He… he… sama-sama Pak.. ASY-SYIFA-nya sekarang bisa Online